Kamis, 07 Januari 2016

APA KABAR SYAMSUL (PENJAJA CILOK) ASAL BUMIJAWA, TEGAL?


Syamsul (atau banyak orang mnyebutnya dengan nama Samsul), seorang anak penjaja cilok yang berasal dari Desa Bawangan, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal kini namanya kembali menyeruak setelah beberapa media kembali melakukan blowup berita mengenai keadaan keluarga Syamsul. Pertama kali, Syamsul namanya menjadi terkenal pada saat diliput program Orang Pinggiran di salah satu stasiun televisi pada tahun 2012. Pada saat liputan tersebut tayang, banyak simpati yang datang dari para dermawan.

Namun akhir-akhir ini, cerita tentang Syamsul kembali terangkat. Namun sayangnya, berita yang diangkat adalah berita liputan pada tahun 2012 yang lalu.

kemudian langsung mencari informasi secara langsung ke kediaman rumah Syamsul di Bumijawa hari Sabtu (6/9) kemarin. Tak dinyana, saat kami datang, sedang ada syuting mengenai Syamsul. Kami juga menjumpai adanya Charlie (Setia Band) yang sedang dalam syuting sebuah acara di televisi swasta. Informasi yang kami dapatkan, kini Syamsul melanjutkan sekolah di MTs Aswaja Bumijawa. Bapaknya sendiri adalah kuli bangunan serabutan dan ibunya hanya seorang ibu rumah tangga. Syamsul merupakan anak tertua dari tiga bersaudara. Syamsul sendiri hingga kini terkadang masih berjualan cilok keliling setelah pulang sekolah.

Namun sayangnya, beberapa media masih menulis umur dan sekolah Syamsul pada saat liputan tersebut dibuat (tahun 2012) tanpa melakukan penyuntingan atau konfirmasi data terlebih dahulu.

Dari video dan foto-foto yang kami sertakan, sudah cukup mewakili perbedaan kondisi Syamsul dulu dan sekarang. Banyak orang yang kini peduli dengan keluarga Syamsul. Semoga perekonomian keluarga

Sehingga tidak banyak orang yang mengetahui keadaan Syamsul sekeluarga. Sehingga banyak cibiran yang tidak enak yang menganggap Syamsul kurang diperhatikan pemerintah (sayangnya tidak sempat kami dokumentasikan). Selain itu, sempat kami berbincang lewat grup SLKT dengan Pak Wildan Hermawan yang kebetulan pernah secara langsung bertemu dengan Syamsul.

Dan beliau juga mempunyai informasi bahwa keadaan Syamsul sudah lebih baik dari keadaan ketika belum tayang di televisi.

Senin, 10 November 2014

Bakpao Ubi Ungu Banyuwangi

Bakpao adalah salah satu kue tradisional yang disukai oleh masyarakat, karena disamping rasanya yang enak namun juga mampu mengganjal perut kita untuk menunda rasa lapar. Kue seperti ini berbentuk bundar dan mencembung pada bagian permukaanya sehingga terlihat ranum yang akan membuat kita semua dengan melihatnya saja pasti terasa ingin memakannya. Secara umum kue bakpao memiliki warna putih pada bagian kulitnya, namun dalam perkembangannya ada juga bakpao yang memiliki warna ungu yang lebih menarik jika dibandingkan dengan bakpao biasa.
Bakpao seperti ini memiliki warna ungu karena menggunakan bahan yaitu berupa ubi jalar ungu sebagai bahan campurannya, sehingga warna ungu tersebut merupakan warna alami. Selain itu karena kue bakpao ini menggunakan ubi ungu maka bakpao ini sering disebut sebagai bakpao ubi ungu. Menariknya lagi seperti kita ketahui semua jika kulit dari bakpao biasa pada umumnya rasanya agak sedikit hambar, namun untuk bakpao ubi ungu ini untuk bagian kulitnya saja terasa lebih beraroma dan lebih bercita rasa yaitu ubi ungu.
Bakpao Telo atau yang masyarakat Banyuwangi menyebutnya sanrang ini menjadi makanan khas kota Malang, tetapi untuk menikmati nikmat dan lezatnya Bakpao Ubi ini tidak perlu harus ke sana, untuk anda yang berada di kota Banyuwangi anda bisa menghubungi Dapoer Boenda nya Mbak Ninin 0819345875335

Donat Ubi Ungu Dapoer Boenda Ninin yang lezat & Menyehatkan

(Pemesanan hub: Dapoer Boenda Ninin  081934875335,  
Tersedia :
Donat Ubi Ungu Rp 1500
Donat Kentang Rp 2000
Donat Dunkin Rp 1500
Donat Coklat Meises Rp 1000 )

Hi , buat yang ingin nyobain cemilan sehat, nah cemilan ini wajib dicobain. Walaupun ubi, tapi jika diolah dengan baik dan benar, bisa menjadi makanan yang enak dan lezat bgt lho!

Kali ini aku mau bahas tentang ubi ungu. Jangan salah, meskipun makanan ini sering dianggap ndeso sama sebagian besar orang, tapi manfaatnya sangat banyak lho. Selain merupakan sumber karbohidrat dan kalori yang cukup tinggi, ubi ungu juga merupakan sumber vitamin (vitamin A, vitamin C, vitamin B1, dan riboflavin ) dan mineral (zat besi, forfor, dan kalsium). Kandungan lain di dalamnya ada protein, lemak, serat kasar, dan abu. Jauh lebih menyehatkan daripada fast food kan?

Untuk lebih jelasnya, berikut manfaat lebih detail dari ubi ungu:
1. Kandungan antosianin di dalamnya yang bermanfaat sebagai antioksidan yang bisa menyerap polusi udara, oksidasi dalam tubuh, dan menghambat penggumpalan darah sehingga aliran darah dalam tubuh pun lebih lancar. Selain itu, antosianin juga memiliki fungsi fisiologi, seperti sebagai perlindungan terhadap kerusakan hati, penyakit jantung, maupun stroke.
2. Kandungan betakaroten, vitamin E, dan vitamin C yang bermanfaat sebagai antioksidan pencegah kanker dan penyakit kardiovaskuler lainnya.
3. Serat dan pektin yang terkandung dalam ubi ungu pun juga sangat baik buat mencegah gangguan pencernaan.
4. Dan karena kandungan aktif zat selenium serta iodin yang terkandung dalam ubi ungu 20 kali lebih tinggi dibanding ubi lainnya, maka ubi ungu pun bisa menjadi anti-kanker. Selain itu, ubi ungu juga memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri 2,5 dan 3,2 kali lebih tinggi dibanding beberapa jenis blueberry.
5. Bukan cuma itu aja, ubi ungu juga bisa menjadi pewarna makanan yang alami.

Banyak banget kan manfaat ubi ungu? Makanya aku selalu prefer bahan makanan tradisional, karena selain membantu agrikultur tanah air, harganya lebih murah, juga lebih menyehatkan. Untungnya anak-anakku juga suka makan ubi ungu. Porsi untuk mereka pun gak banyak karena ubi memang bikin kita cepat kenyang.

Ternyata sekarang udah banyak banget ragam olahan ubi ungu, seperti klepon ubi ungu misalnya. Kebayang kan rasanya ubi ungu yang manis dan legit dicampur ketan, kelapa, dan gula merah? Nikmat banget! Sayangnya waktu aku bikin kemarin gak sempat foto karena udah keburu ludes sama suami dan anak-anak hehehe…

Terus aku juga nemu resep kue mangkuk, donat, dan roti yang terbuat dari ubi ungu. Untuk donat dan roti yang terbuat dari ubi ungu akan terasa sedikit aromanya, tapi saat dimakan gak terasa aroma ubi ungu sama sekali. Harus banget dicoba nih! Maklum, sejak aku bikin klepon ubi ungu kemarin, keluarga sekarang jadi pada ketagihan sama ubi ungu.